Setelah Gelap Datang

Cerita ini terdapat dalam buku Setelah Gelap Datang.

Buku ini ber­i­si tiga belas ceri­ta pen­dek yang ber­a­gam, mulai dari ceri­ta seo­rang pengang­gur­an yang ter­pak­sa men­ca­ri tum­bal manu­sia, sekum­pul­an maha­sis­wa yang ber­ba­gi ceri­ta han­tu, tube-tube cat yang sela­lu ber­pin­dah sen­di­ri, hing­ga seo­rang pela­mar ker­ja dalam sebu­ah wawan­ca­ra yang tak akan per­nah ia lupak­an seu­mur hidup­nya. Suasana suram, mene­gangk­an, tapi sese­ka­li jena­ka meng­hi­a­si ceri­ta-ceri­ta dalam buku ini.

Daftar Isi:
— Mata Ayam
— Warung Kopi Mpok Indah
— Dia yang Pulang
— Akan Kuberi Makan
— Setelah Gelap Datang
— Cerita Hantu di Ruang Sekretariat
— Napas Kandra
— Satu Lukisan Terakhir
— Sebuah Wawancara
— Nenek Sari
— Dari Atas Kursi Merah
— Dea
— Petunjuk Sebelum Kembali Membaca Buku Komedi Hantu

Judul: Setelah Gelap Datang
Penulis: Muhamad Rivai
Penerbit: Indie Book Corner
Tebal: 172 halam­an
ISBN: 9786027673557
Harga: Rp33.000

Update Agustus 2017:

Mulai bul­an Agustus 2017, kum­pul­an ceri­ta Setelah Gelap Datang ver­si digi­tal bisa diba­ca dan dise­bar­lu­ask­an seca­ra gra­tis sela­ma tetap men­can­tumk­an penu­lis asli dan buk­an untuk tuju­an komer­si­al. Tersedia ver­si eBo­ok di Google Play  dan ver­si onli­ne di Wattpad.

Resensi di Goodreads

Setelah Gelap Datang